Kelompok: 2
Kelas: LZ51
Dosen : Ramot Peter, S.Pd., M.Th. - D4534
Waktu : Selasa, 20 Oktober 2015
Pukul : 09.00 - 13.00 (4 jam)
Lokasi : Jl Raya Bendungan Jago RT 001/04 Serdang, Kemayoran Jakarta Pusat 10650 DKI Jakarta
Dosen : Ramot Peter, S.Pd., M.Th. - D4534
Waktu : Selasa, 20 Oktober 2015
Pukul : 09.00 - 13.00 (4 jam)
Lokasi : Jl Raya Bendungan Jago RT 001/04 Serdang, Kemayoran Jakarta Pusat 10650 DKI Jakarta
Tim yang hadir:
Ketua dan PIC : Wandy Y. D (1601229796)
Anggota : Alfio Rentino (1601235344)
Heryanto (1601250862)
Kemal P. H (1601275846)
Marvin (1601283721)
Mikael Petrian (1601275215)
Randy Fajra (1601273733)
Yohannes M. (1601276855)
Dalam kunjungan pertama kali terkait pendataan KJP dan 8355 kali ini, kami tidak hanya datang, wawancara, lalu segera pulang. Melainkan ada beberapa nilai yang kami terapkan selama kami mengikuti kelas CB di kelas. Nilai-nilai tersebut yang paling dominan adalah Etika dan Etiket. Etika dan etiket merupakan dua definisi yang berbeda namun ada keterkaitan diantara masing-masing pengertiannya. Kami sebagai mahasiswa menunjukan etiket yang baik seperti sopan dalam berbusana, menyapa dengan lembut serta bersalaman terlebih dahulu, dan lain sebagainya sebagai tanda kami mempunyai tata krama yang baik dalam bersosialisasi. Kami pun berperilaku berdasarkan etika yang ada, dan tidak meyalahi norma seperti yang diajarkan pada mata kuliah CB. Dan hal tersebut kami terapkan dan kami sama-sama tularkan ke murid-murid SDN 03 Utan Panjang agar tertanam etika yang baik serta beretiket yang santun terhadap sesama.
Singkat cerita kami merencanakan kunjungan ini dalam H-3 dan berencana untuk datang ke SDN 03 Utan Panjang pada hari selasa 20 oktober 2015 jam 09.00. Oleh karena itu kami berkumpul di Binus pada pukul 08.00 dan pada saat hari H pun rencana kami berjalan sesuai rencana. Sebelum kunjungan, kami sudah melakukan diskusi terkait apa saja yang harus di;akukan serta pembagian tugas. Tak lupa kami pun menulis catatan apa saja hal-hal yang harus diperhatikan dan barang yang harus dibawa. Pada H-3 pun, PIC kami sudah menghubungi SDN 03 Utan Panjang untuk membuat janji perihal maksud kedatangan kami. Kemudian pada hari H, jam 8 tepat kami berangkat dengan menggunakan sepeda motor dan sampai SDN 03 Utan Panjang kira-kira jam 08.45. Saat itu kami disambut oleh satpam yang sebelumnya sudah mengetahui akan kedatangan kami. Saat kita datang, kepala sekolah dari SDN 03 sedang tidak ditempat, namun akan kembali ke sekolah sekitar jam 10. Jadi kami berdiskusi dengan guru yang sudah ditugaskan untuk memenuhi tugas kami. Saat jam 11, datang lah bapak kepala sekoah bapak Misdan Azis Spd, MM dan kita langsung melanjutkan diskusi perihal KJP dan 8355. Karena data yang kita dapat merupakan data tahun lalu, yang berarti kelas 6 yang tertera sudah lulus dari sekolah, jadi kami mulai melakukan observasi dari kelas 2 sampai 5 di sekolah tersebut. Kami pun mulai berbagi tugas, ada yang mewawancarai murid namun yang langsung didampingi oleh orang tua murid agar pesan bisa langsung sampai dengan baik secara dua arah, dan sisanya mewawancarai KJP dengan Bapak kepala sekolah dan operator sekolah. Karena kita datang di jam yang ‘tanggung’, jadi untuk kelas 1-3 sudah pulang di jam 9, dan kelas 4-6 sudah mulai jam belajar mengajar dan kita tidak diberi kesempatan untuk memotong jam belajar. Jadi kami bagi 2 orang untuk wawancara kelas 2-3 yang masih tersisa di sekolah untuk diwawancara dan sisanya menunggu sampai istirahat maupun jam pulang sekolah atau siswa yang dalam pelajaran penjaskes. Wawancara pengambilan data mendapat output yang diinginkan namun memang dalam praktiknya masih kurang efektif, namun disitu kami bisa tau keluhan serta saran langsung dari siswa dan orang tua siswa. Wawancara juga mendapat feedback yang positif.
Kami menggunakan metode mentoring secara terarah karena berhadapan tatap muka langsung dengan orang tua beserta muridnya, tidak dalam kelas namun berpencar. Tapi dengan itu kami bisa tahu secara langsung bagaimana mekanisme KJP, keluhan, hambatan, keuntungan, dll tanpa ada rasa malu bertanya atau segan. Kekurangannya mungkin karena ketidak efisien dan efektifnya karena satu murid bisa memakan waktu lama.
Pengukuran kinerja yang telah kita diskusikan bersama berdasarkan hasil survey akan lebih mudah dipahami dengan dibagi dalam dua aspek, yaitu:
A. Survey Eksternal
Berdasarkan survey ekternal yang dilakukan, kami mendapat timbal balik yang positif dan mereka merasa sosialisasi sangat bermanfaat karena mereka (siswa terkait) merasa kurang mendapat informasi yang jelas mengenai KJP serta mereka juga merasa senang karena program ini menunjukan pedulinya pemerintah untuk memperbaiki program-program gubernur yang berjalan. Walaupun saat wawancara mereka sedikit bingung untuk menjawab bagi mereka yang tidak didampingi orang tua murid. Dan bagi sekolah, mereka merasa terbantu dengan adanya program ini. Hal tersebut dibuktikan dengan komentar-komentar yang positif serta masukan yang membangun. Mereka merasa terbantu dalam validasi dan memacu untuk terus peka terhadap data-data siswa mereka. Pengukuran kinerja kami berdasarkan faktor eksternal menurut kami sudah berjalan lancar dan mendapat feedback positif. Mereka memberi saran untuk seringnya diadakan penyuluhan dari pemerintah.
B. Survey Internal
Menurut kami semua individu dalam kelompok memiliki sifat yang dapat dijadikan contoh dan panutan masing-masing seperti:
- Wandy : Sebagai ketua dan PIC bisa mengkoordinir kelompoknya dengan rapi dan apa yang direncanakan sebagian besar bisa terealisasi berkat konsep yang ia usung. Wandy mempersiapkan segalanya dengan matang dari mulai perencanaan hingga eksekusi.
- Heryanto : Heryanto sebagai sekertaris melakukan job desknya dengan baik dan teliti Ia pun yang terlihat paling kerja keras di kelompok.
- Alfio : Sifat kritis yang mungkin bisa dijadikan contoh dalam wawancara dan selalu menjadi reminder di kelompok.
- Kemal : Pandai dalam bersosialisasi dengan baik serta on time.
- Mikael : Selalu datang on time dan sangat bekerja keras dalam observasi data
- Randy : Bisa menyesuaikan diri dengan anak-anak di sekolah. Cara berkomunikasi yang baik dengan anak-anak
- Yohannes : Disiplin dalam kelompok dan sering menyampaikan ide-ide untuk kelangsungan tugas ini
- Marvin : Sosok yang paling rajin dan paling semangat menjalani tugas.
Sekian laporan kami terkait KJP dan validasi 8355 di sekolah SDN Utan Panjang 03. Pada intinya kunjungan hari ini berjalan lancar dan mendapat feedback serta masukan yang positif. Kami berharap kunjungan kami dapat berkesan dan bermanfaat bagi para siswa serta staff sekolah. Terima kasih bagi yang membaca laporan kami. Selanjutnya kami akan unggah laporan kami di SDN Cengkareng. Sampai jumpa!





